Penyesuai Resep & Rasio Kopi
Kalkulator
Jadwal bloom & penuangan
Lakukan bloom dengan 59.9 g air dan tunggu ~45 detik agar bubuk kopi melepaskan gas. Lalu lakukan 3 penuangan setara masing-masing 146.7 g, terakumulasi menjadi total 500 g. Alternatif Tetsu Kasuya 4:6: bagi air menjadi 40% pertama (200 g) untuk rasa manis dan 60% terakhir (300 g) untuk kekuatan.
Tentang kalkulator ini
Pour-over yang enak ditentukan oleh rasionya, bukan ukurannya. Kalkulator penskalaan ini mengambil rasio seduh (1:N) dan target — berapa banyak cangkir yang Anda inginkan — lalu menghitung dosis kopi dan berat air yang mempertahankan kekuatan yang sama, kemudian menyusun jadwal bloom dan tuang supaya Anda tahu persis kapan menambahkan setiap tuangan. Kalkulator ini juga menampilkan pembagian 4:6 Tetsu Kasuya sebagai gaya penuangan alternatif.
Cara membaca hasil Anda
Pilih rasio: V60 James Hoffmann menggunakan sekitar 1:16,7, titik awal yang seimbang. Angka lebih kecil (1:12–1:15) menghasilkan seduhan lebih kuat; angka lebih besar (1:17–1:20) menghasilkan seduhan lebih ringan. Satu "cangkir" di sini adalah 250 mL air, jadi 2 cangkir = 500 g air. Dosis dihitung dari rasio dan total air (dosis = air ÷ N). Bloom kira-kira dua kali dosis; sisanya dibagi menjadi tuangan utama yang sama besar.
Cara penghitungan
Target air = cangkir × 250 mL. Dosis = air ÷ rasio (sehingga rasio 1:N tetap terjaga pada ukuran berapa pun). Bloom = sekitar 2× dosis dalam air, didiamkan sekitar 45 detik agar bubuk kopi melepaskan gas. Air yang tersisa dibagi menjadi tuangan utama yang sama besar hingga totalnya tercapai. Alternatif 4:6 Tetsu membagi total air yang sama menjadi 40% pertama (mengatur rasa manis/keasaman) dan 60% terakhir (mengatur kekuatan).
Contoh perhitungan
Resep 30 g : 500 g (1:16,7) diskalakan menjadi 4 cangkir (1000 g air), dengan 3 tuangan utama.
Anda membutuhkan 60 g kopi untuk 1000 g air (rasio 1:16,7 yang sama). Bloom dengan sekitar 120 g (2× dosis) selama sekitar 45 detik, lalu tiga tuangan sekitar 293 g masing-masing hingga 1000 g. Pembagian 4:6 akan menjadi 400 g lalu 600 g.
Pertanyaan yang sering diajukan
Rasio apa yang sebaiknya saya gunakan?
Sekitar 1:16,7 (V60 Hoffmann) adalah titik awal yang andal dan seimbang. Seduh lebih kuat dengan 1:14–1:15 atau lebih ringan dengan 1:17–1:18, lalu sesuaikan dengan selera — rasio menentukan kekuatan, sementara gilingan dan cara menuang menentukan ekstraksi.
Seberapa besar bloom seharusnya, dan berapa lama?
Tuangkan kira-kira dua kali dosis air (Barista Hustle menyarankan 2–3×) untuk membasahi semua bubuk kopi, lalu tunggu sekitar 45 detik agar karbon dioksida keluar. Bloom yang baik membuat sisa penuangan lebih merata.
Apa itu metode 4:6?
Metode 4:6 Tetsu Kasuya membagi total air menjadi 40% pertama dan 60% terakhir. 40% pertama (dalam satu atau dua tuangan) mengatur rasa manis dibanding keasaman; 60% terakhir mengatur kekuatan. Ini adalah alternatif dari tuangan berjarak rata, bukan rasio yang berbeda.
Apakah 1 cangkir benar-benar 250 mL?
Kalkulator ini menggunakan 250 mL air per cangkir sebagai konvensi praktis untuk kopi filter. "Cangkir metrik" standar adalah 250 mL, sedangkan cangkir AS sekitar 237 mL — perbedaan yang cukup kecil sehingga rasio, bukan definisi cangkir, yang menentukan rasa.
Sumber
- James Hoffmann's Ultimate V60 Recipe — Honest Coffee Guide
- How to Make Coffee Using the 4:6 Brewing Method — Philocoffea (2022)
- Blooming and Clogging — Barista Hustle (2021)
Ditinjau oleh Tim YouCalc · Terakhir ditinjau
Menemukan kendala terjemahan, kendala perhitungan, atau punya saran? Beritahu kami.