Hitung imbal hasil investasi (ROI) dan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) dari nilai awal, nilai akhir, dan periode kepemilikan. Multi-mata uang, gratis, tanpa daftar.
Kalkulator
Imbal hasil investasi
50%
Selama 3 tahun — Rp 10.000,00 → Rp 15.000,00
CAGR (tahunan)
14.47%
Total keuntungan
Rp 5.000,00
Nilai akhir
Rp 15.000,00
Nilai awal vs nilai akhir
Awal: Rp 10.000,00 · Akhir: Rp 15.000,00
AwalRp 10.000,00
AkhirRp 15.000,00
Show data table
Nilai awal vs nilai akhir
Akhir
Awal
Rp 10.000,00
Akhir
Rp 15.000,00
Cara penghitungan
ROI adalah total imbal hasil sederhana: ROI = (nilai akhir − nilai awal) ÷ nilai awal, dinyatakan sebagai persentase. Nilai akhir 0 berarti Anda kehilangan semua modal, yaitu −100%.
CAGR mengubah imbal hasil tersebut menjadi tingkat pertumbuhan tahunan selama periode kepemilikan: CAGR = (akhir ÷ awal)^(1 ÷ tahun) − 1. Ini menjawab pertanyaan "berapa tingkat pertumbuhan tahunan yang stabil untuk mengubah nilai awal menjadi nilai akhir dalam jumlah tahun tersebut?" — berguna untuk membandingkan investasi dengan jangka waktu berbeda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa perbedaan antara ROI dan CAGR?
ROI adalah persentase total keuntungan atau kerugian selama seluruh periode, tanpa memperhitungkan lamanya waktu. CAGR mengubah keuntungan yang sama menjadi tingkat tahunan ekuivalen yang konstan, sehingga Anda dapat membandingkan investasi 3 tahun dengan investasi 10 tahun secara setara.
Apakah setoran, penarikan, atau dividen di tengah periode diperhitungkan?
Tidak. Ini adalah penghitungan dua titik — hanya mempertimbangkan nilai awal, nilai akhir, dan waktu di antaranya. Jika Anda menyetor atau menarik uang selama periode tersebut, atau menginvestasikan kembali dividen, imbal hasil riil tertimbang uang (IRR) akan berbeda. Anggap ini sebagai perkiraan cepat, bukan angka pengelolaan portofolio.
Bisakah saya menggunakan periode kepemilikan pecahan?
Ya. Masukkan desimal untuk periode yang lebih pendek dari satu tahun — misalnya 0,5 untuk enam bulan atau 1,5 untuk delapan belas bulan. Rumus CAGR menangani tahun pecahan secara langsung.
Hasil adalah estimasi. Verifikasikan dengan profesional untuk keputusan penting.
Tentang kalkulator ini
Kalkulator ini mengukur seberapa besar pertumbuhan suatu investasi relatif terhadap biaya awalnya. Masukkan jumlah yang Anda bayarkan, jumlah yang Anda terima atau nilai saat ini, dan berapa tahun Anda memegangnya — kalkulator akan mengembalikan total imbal hasil sekaligus tingkat pertumbuhan tahunan.
Cara membaca hasil Anda
ROI utama adalah persentase keuntungan total selama seluruh periode kepemilikan: ROI 50% berarti investasi tumbuh menjadi satu setengah kali dari yang Anda bayarkan, terlepas dari berapa lama waktu yang dibutuhkan. Karena ROI mengabaikan waktu, bandingkan investasi dengan durasi berbeda menggunakan CAGR (tingkat pertumbuhan tahunan majemuk) — CAGR mengubah total imbal hasil menjadi tingkat tahunan tetap yang setara. CAGR yang lebih tinggi adalah tolok ukur yang lebih adil ketika periode kepemilikan berbeda.
Contoh perhitungan
Anda menginvestasikan 5.000 dan menjual tiga tahun kemudian seharga 7.500.
Keuntungannya adalah 2.500. ROI = 50% (total imbal hasil). CAGR = 14,47% per tahun — itulah tingkat tahunan tetap yang akan memajemukkan 5.000 menjadi 7.500 dalam tepat tiga tahun.
Pertanyaan umum
Apa perbedaan antara ROI dan CAGR?
ROI adalah persentase keuntungan total sederhana selama seluruh periode kepemilikan, terlepas dari durasinya. CAGR mengubah keuntungan tersebut menjadi tingkat tahunan tetap yang setara, sehingga Anda dapat membandingkan investasi yang dipegang selama periode berbeda secara adil.
Apakah ini memperhitungkan dividen, setoran, atau penarikan?
Tidak. Perhitungan hanya menggunakan dua titik data — nilai awal dan nilai akhir — sehingga arus kas di antaranya seperti dividen, tambahan setoran, atau penarikan sebagian tidak dicatat. Untuk situasi tersebut, imbal hasil tertimbang uang (IRR) adalah metrik yang lebih tepat.
Bisakah saya memasukkan periode kepemilikan kurang dari satu tahun?
Bisa. Masukkan desimal seperti 0,5 untuk enam bulan atau 0,25 untuk satu kuartal. Rumus CAGR menangani tahun pecahan secara langsung, menganualisasikan imbal hasil seolah-olah dimajemukkan secara terus-menerus pada tingkat tersebut.
Apa arti ROI negatif?
ROI negatif berarti nilai akhir lebih kecil dari apa yang Anda bayarkan semula — investasi mengalami kerugian. Nilai akhir nol menghasilkan ROI tepat −100%, yang merupakan kerugian total.
Apakah ini memperhitungkan pajak atau inflasi?
Tidak. Kedua angka tersebut adalah imbal hasil nominal sebelum pajak. Inflasi mengikis daya beli riil, dan pajak atas keuntungan modal mengurangi jumlah yang benar-benar Anda simpan. Perlakukan hasilnya sebagai ukuran kinerja bruto, bukan angka setelah dikurangi biaya.
Cara penghitungan
ROI dihitung sebagai (nilai akhir dikurangi nilai awal) dibagi nilai awal, kemudian dikalikan 100 untuk menyatakannya sebagai persentase. CAGR diturunkan dari dua nilai yang sama dan periode kepemilikan: pangkatkan rasio nilai akhir terhadap nilai awal dengan kebalikan jumlah tahun, lalu kurangi satu dan kalikan 100. Keuntungan yang ditampilkan adalah sekadar nilai akhir dikurangi nilai awal. Semua pembulatan dilakukan hingga dua tempat desimal.
Menemukan kendala terjemahan, kendala perhitungan, atau punya saran? Beritahu kami.