Lewati ke konten
Kopi

Kalkulator Rasio & Dial-In Espresso

Kalkulator

Dosis — kopi bubuk18 g
1416182022
Rasio seduh (1:N)1:2.0
1:11:21:3
Waktu shot28 s
15253040
Bagaimana rasanya?

Hasil = dosis × rasio. 18 g pada 1:2 menghasilkan 36 g dalam sekitar 25–30 dtk — patokan specialty modern. Setelah itu cicipi dan sesuaikan.

Hasil di cangkir
36 g
Rasio 1:2 · Normale · shot 28 dtk
Rasio
1:2
Gaya
Normale
Waktu shot
28 s

1:2 · Normale

Seimbang — mantap. Pertahankan dosis dan tingkat gilingan ini, lalu sesuaikan menurut selera. Waktu shot kamu berada di rentang klasik 25–30 dtk.

Tentang kalkulator ini

Espreso adalah permainan rasio. Tetapkan dosis Anda (gram kopi dalam portafilter), pilih rasio seduh, dan kalkulator ini memberi tahu yield yang harus dicapai di cangkir, menamai gayanya — ristretto, normale, atau lungo — dan memeriksa waktu shot Anda. Beri tahu bagaimana rasa shot-nya, dan kalkulator akan menunjukkan tuas yang tepat untuk disesuaikan berikutnya.

Hasil adalah estimasi. Verifikasikan dengan profesional untuk keputusan penting.

Cara membaca hasil Anda

Rasio seduh adalah yield ÷ dosis. 1:2 (misalnya 18 g masuk, 36 g keluar) adalah standar modern kopi spesialti — "normale". Tarik lebih pendek (1:1–1:2) untuk ristretto: kental dan intens. Tarik lebih panjang (1:3–1:4) untuk lungo: lebih ringan dan lebih mudah diminum. Waktu shot adalah gejala, bukan pengaturan: targetkan sekitar 25–30 s untuk normale, tetapi biarkan rasa yang memandu. Rasa asam berarti kurang terekstraksi (giling lebih halus); rasa pahit berarti terlalu terekstraksi (giling lebih kasar).

Cara penghitungan

Yield (g) = dosis (g) × rasio. Penyebut rasio mengklasifikasikan gaya: ≤1.5 ristretto, ~2 normale, ≥2.5 lungo (batasnya bersifat indikatif). Waktu shot dicek terhadap jendela konvensional 25–30 s. Ini adalah titik awal yang banyak dipakai, bukan standar baku — espreso memang sengaja dirancang sebagai target yang bergerak.

Contoh perhitungan

Anda mendosis 18 g, menargetkan rasio 1:2, dan shot berjalan selama 28 detik.

Targetkan 36 g di cangkir — shot "normale", dengan waktu tepat berada di jendela 25–30 s. Jika masih terasa asam, giling lebih halus; jika pahit, giling lebih kasar.

Pertanyaan yang sering diajukan

Sebaiknya saya mengejar angka atau mengejar rasa?

Rasa, selalu. Rasio membawa Anda ke kisaran yang tepat dan menunjukkan tombol mana yang perlu diputar; lidah Andalah yang memutuskan. Barista profesional mengubah rasio dan gilingan berdasarkan rasa, bukan demi mencapai hitungan detik yang persis.

Waktu shot saya sudah sempurna tapi rasanya buruk — kenapa?

Waktu adalah hasil akhir dari gilingan, dosis, distribusi, dan persiapan puck. Shot "sempurna" 27 s pun masih bisa mengalami channeling atau ekstraksi yang tidak merata. Perbaiki dulu gilingan dan persiapan (WDT, tamping rata), baru perhatikan waktunya.

Dosis berapa yang sebaiknya saya pakai?

Gunakan takaran yang mengisi portafilter Anda dengan baik — umumnya 18–20 g untuk double standar di mesin modern (spesifikasi SCAA lama adalah 14–18 g). Jaga dosis tetap sama saat Anda menyetel gilingan dan rasio, agar hanya satu variabel yang berubah setiap kali.

Apakah shot yang lebih cepat berarti lebih kuat?

Belum tentu. Kekuatan mengikuti rasio (air keluar lebih sedikit = lebih kuat), sementara shot yang cepat biasanya menandakan gilingan terlalu kasar atau channeling, dan cenderung under-extracted — sering kali lemah DAN asam sekaligus. Giling lebih halus untuk memperlambatnya.

Sumber

Ditinjau oleh Tim YouCalc · Terakhir ditinjau

Menemukan kendala terjemahan, kendala perhitungan, atau punya saran? Beritahu kami.

Lebih banyak kalkulator seperti ini. Pilih yang berikutnya.